“Tegur di Tempat, Tapi Sistem Dibiarkan?” Video Plt Bupati Bekasi Viral, Bongkar Lemahnya Pengawasan Truk Ilegal

HomeUncategorized

“Tegur di Tempat, Tapi Sistem Dibiarkan?” Video Plt Bupati Bekasi Viral, Bongkar Lemahnya Pengawasan Truk Ilegal

Kab. Bekasi, faktaonenews.com

Aksi tegur langsung oleh Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, terhadap sebuah dump tronton di wilayah Bojongmangu kini di grup WhatsApp warga. Video berdurasi singkat yang memperlihatkan momen peneguran tersebut menyebar luas dan memicu reaksi beragam dari masyarakat.

Dalam video yang beredar, terlihat Plt Bupati menghentikan truk besar yang melintas di jalan kabupaten yang rusak parah. Teguran tersebut awalnya menuai apresiasi, namun setelah fakta di lapangan terungkap, publik justru semakin kritis.

Penelusuran redaksi menemukan bahwa dump tronton yang ditegur itu tidak memiliki uji KIR aktif sejak Januari 2020. Artinya, kendaraan tersebut sudah lebih dari lima tahun beroperasi tanpa kelayakan teknis yang sah.

Fakta ini memunculkan pertanyaan besar, bagaimana mungkin pelanggaran selama itu bisa luput dari pengawasan?

Jika kendaraan tanpa KIR aktif bisa bebas melintas selama bertahun-tahun, maka persoalannya bukan lagi sekadar pelanggaran individu, melainkan indikasi lemahnya sistem pengawasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Sorotan pun mengarah pada kepemimpinan Asep Surya Atmaja. Aksi di lapangan yang terekam video dan viral dinilai sebagian kalangan hanya menjadi respons sesaat, bukan solusi menyeluruh atas persoalan yang sudah lama terjadi.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Tarumajaya. Setiap hari, truk-truk industri tetap beroperasi tanpa mematuhi jam operasional. Aktivitas tersebut terus berlangsung tanpa pengawasan berarti, meskipun dampaknya jelas merusak jalan dan membahayakan masyarakat.

Ironisnya, peran Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi dipertanyakan. Minimnya kehadiran di lapangan membuat pelanggaran seperti ini seolah menjadi hal biasa dan dibiarkan terus terjadi.

 

Viralnya video teguran ini justru membuka fakta yang lebih dalam, bahwa persoalan truk ilegal dan pelanggaran angkutan berat di Kabupaten Bekasi bukan hal baru, melainkan masalah lama yang tak kunjung dituntaskan.

Publik kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar aksi yang viral. Tanpa penertiban menyeluruh dan penegakan hukum yang konsisten, maka video viral hari ini hanya akan menjadi tontonan tanpa perubahan berarti di lapangan.

 

( BDR )