WARGA RESAH AKTIVITAS TAMU, PENGELOLA TJ BROTHER RESIDENCE BERI KLARIFIKASI

HomeUncategorized

WARGA RESAH AKTIVITAS TAMU, PENGELOLA TJ BROTHER RESIDENCE BERI KLARIFIKASI

Jakarta, faktaonenews.com
Keberadaan penginapan Tj Brother Residence di tengah lingkungan organisasi warga menuai perhatian. Sejumlah warga mengaku merasa terganggu dengan aktivitas tamu yang dinilai kurang memperhatikan norma sekitar, khususnya terkait cara berpakaian saat berada di luar area hotel.

Salah satu warga setempat mengungkapkan keresahannya. “Kami sebenarnya tidak masalah dengan penginapannya, tapi beberapa tamu pernah terlihat berpakaian kurang sopan saat keluar masuk. Itu yang membuat warga merasa kurang nyaman,” ujarnya.

Menangapi hal tersebut, pihak pengelola melalui resepsionis memberikan klarifikasi bahwa mereka telah mengambil langkah tegas. Pengelola mengaku sudah menegur tamu yang dinilai tidak berpakaian sesuai norma lingkungan. “Kami selalu mengingatkan tamu untuk menjaga sikap dan berpakaian sopan ketika berada di luar penginapan,” jelas pihak resepsionis.

Penginapan yang dikelola oleh Bapak Riko ini memiliki total 47 kamar dan umumnya penempatan tamu dari sekitar wilayah Cengkareng serta tamu luar daerah yang hanya singgah sementara untuk keperluan transit Bandara Soekarno-Hatta. Masa menginap rata-rata hanya satu malam.

Perizinan terkait, pihak pengelola memastikan bahwa penginapan telah memiliki izin resmi dari pemerintah daerah, meskipun detail dokumen tidak dapat dijelaskan oleh petugas resepsionis. Dari sisi fasilitas, setiap kamar dilengkapi tempat tidur, AC, dan kamar mandi dalam, namun belum tersedia dapur di dalam kamar.

Untuk menunjang operasional, hotel menyediakan area parkir khusus kendaraan roda dua di bagian depan. Sementara itu, kendaraan roda empat belum dapat difasilitasi karena keterbatasan akses jalan yang sering mengalami kemacetan.

Dalam hal penerimaan tamu, pengelola menerapkan prosedur wajib menunjukkan identitas resmi seperti KTP atau paspor. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan serta menjaga lingkungan sekitar.

Meski sempat menuai keluhan, pihak pengelola menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap tamu guna menjaga kenyamanan bersama. Warga pun berharap penginapan dapat lebih tegas dalam menerapkan aturan agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengganggu lingkungan.

Penulis : EAR/YA/ZS