RUPIAH TURUN SENTUH RP. 17.024 PER DOLLAR AS, PASAR ASIA IKUT TERTEKAN

HomeUncategorized

RUPIAH TURUN SENTUH RP. 17.024 PER DOLLAR AS, PASAR ASIA IKUT TERTEKAN

Jakarta, faktaonenews.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga dibuka di zona negatif pada perdagangan Kamis (2/4/2026). Hingga pukul 09.57 WIB, indeks tercatat turun 85,471 poin atau 1,19 persen ke posisi 7.098,967.

Sejak awal sesi, IHSG langsung bergerak di area merah dan sempat menyentuh level terendah di 7.081,337. Indeks dibuka pada level 7.153,114 dan sempat mencapai posisi tertinggi harian di 7.161,797. Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan volume mencapai 8,462 miliar saham, nilai transaksi Rp 4,060 triliun, serta frekuensi 582.054 kali.

Dari sisi pergerakan saham, jumlah emiten yang melemah lebih dominan. Tercatat sebanyak 402 saham turun, 210 saham menguat, dan 192 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah di pasar spot juga mengalami tekanan pada awal perdagangan hari yang sama. Mata uang Garuda berdetak 41 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp 17.024 per dollar AS.

Mengacu pada data Bloomberg , rupiah sempat menguat di level Rp 16.981 per dolar AS saat pembukaan. Namun penguatan tersebut tidak bertahan lama dan kembali melemah seiring penguatan mata uang dollar AS.

Di kawasan Asia, sebagian besar mata uang bergerak di zona merah. Won Korea Selatan mencatat pelemahan paling dalam dengan penurunan sebesar 0,49 persen.

Selain itu, peso Filipina terkoreksi 0,47 persen, diikuti baht Thailand yang melemah 0,36 persen. Yen Jepang juga mengalami penurunan sebesar 0,29 persen.

Pelemahan juga terjadi pada dolar Singapura sebesar 0,24 persen, yuan Tiongkok turun 0,13 persen, serta dolar Taiwan yang terkoreksi tipis 0,05 persen. Di sisi lain, ringgit Malaysia justru mencatat penguatan tertinggi di kawasan dengan kenaikan 0,12 persen, sementara dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.

Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar keuangan kawasan, seiring pergerakan global yang mempengaruhi nilai tukar dan pasar saham.

_AAP_