Demo BEM UI–BEM SI: Copot Kapolri dan Kapolda Usai Kasus Sopir Ojol

HomeUncategorized

Demo BEM UI–BEM SI: Copot Kapolri dan Kapolda Usai Kasus Sopir Ojol

Jakarta, faktaonenews.com
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demonstrasi di Jakarta, Jumat (29/8/2025). Mereka menuntut Kapolri dan Kapolda Metro Jaya dicopot dari jabatannya.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas insiden meninggalnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan. Korban diduga tewas setelah terlindas kendaraan taktis polisi saat aksi sebelumnya berlangsung.

Mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama dalam aksi kali ini:
1. Menuntut Polri bertanggung jawab atas penangkapan, kekerasan, hingga pembunuhan terhadap massa aksi.
2. Mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolri yang dianggap tutup mata serta membiarkan tindakan represif.
3. Menghukum anggota Polri yang melakukan kekerasan, penyiksaan, hingga pembunuhan terhadap massa aksi.
4. Membebaskan seluruh massa aksi yang ditahan.
5. Menuntut reformasi institusi Polri yang dinilai menyimpang dari tugas pokok dan wewenang.

Bima menyebutkan bahwa sekitar 150 mahasiswa dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Universitas Indonesia (IKM UI) sudah mendaftar untuk ikut serta dalam aksi, dan jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah.

“Polisi seharusnya melindungi rakyat, bukan justru menimbulkan korban jiwa. Kami menuntut pencopotan Kapolri dan Kapolda Metro Jaya,” tegas salah satu perwakilan BEM UI dalam aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan mahasiswa. Sementara itu, aksi yang berlangsung diwarnai dengan orasi dan pembentangan spanduk, namun berjalan dengan kondusif.

Penulis: Aliya dan Ocha