PKBM SKB 19 KELURAHAN PEGADUNGAN TINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN

HomeUncategorized

PKBM SKB 19 KELURAHAN PEGADUNGAN TINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN

Jakarta, Faktaonenews.com

Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri 19 Jakarta hadir sebagai ruang kedua bagi mereka yang sempat tertinggal. Di tengah realitas masih banyaknya anak yang putus sekolah karena berbagai alasan, SKB 19 membuka pintu tanpa batas usia, tanpa biaya, dan tanpa stigma.

SKB 19 yang beralamat di Jl. Peta Utara No.31, RT.2/RW.6, Pegadungan, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. SKB 19 juga merupakan lembaga pendidikan nonformal di bawah naungan pemerintah yang menyelenggarakan program kesetaraan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA). Pada tahun ajaran ini, jumlah peserta didik tercatat sekitar 180 orang dari seluruh jenjang.

Kepala SKB 19 saat ini dipimpin oleh Ibu Ir.Yeniwati M.P.D Sementara itu, urusan kurikulum diampu oleh Lulu Ambarwati yang juga berperan sebagai wali kelas sekaligus pengajar matematika.

Kegiatan belajar mengajar berlangsung lima hari dalam seminggu, Senin hingga Jumat. Untuk Paket A dan B, pembelajaran dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Adapun Paket C berlangsung pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Perbedaan dengan sekolah formal terletak pada durasi jam belajar yang lebih singkat karena keterbatasan ruang kelas, namun materi pelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku.

“Semua mata pelajaran tetap kami ajarkan seperti di sekolah formal. Tidak ada kelas kosong. Walaupun guru kami hanya lima orang, kami mengampu seluruh mata pelajaran,” ujar Lulu.

Saat ini, total tenaga pendidik berjumlah lima orang. Sebelumnya jumlah guru lebih banyak, namun sebagian telah lulus seleksi PPPK dan CPNS sehingga berpindah tugas. Meski demikian, proses belajar tetap berjalan optimal dengan sistem pengajaran lintas mata pelajaran.

SKB 19 menerapkan Kurikulum Merdeka, sama seperti sekolah formal. Untuk jenjang Paket C, program yang tersedia setara SMA jurusan IPS. Perbedaannya hanya terletak pada ijazah yang diterbitkan sebagai ijazah kesetaraan.

Sekolah ini tidak memungut biaya SPP karena sepenuhnya dibiayai pemerintah. Peserta didik juga berkesempatan menerima bantuan seperti KJP dan PIP. Namun, aturan kedisiplinan tetap diberlakukan sebagaimana sekolah formal pada umumnya.

Dalam hal persyaratan pendaftaran, calon peserta didik wajib memiliki ijazah dan rapor terakhir untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Jika tidak memiliki rapor, maka harus mengulang dari tingkat awal sesuai ketentuan. Sistem ini diterapkan agar tahapan pendidikan tetap terstruktur dan setara.

Selain kegiatan akademik, SKB 19 juga mulai mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler. Sejak 2024, sekolah ini memiliki ekstrakurikuler pramuka, futsal, dan badminton. Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan kegiatan musik sebagai wadah kreativitas siswa.

Pihak sekolah juga menekankan bahwa SKB menjadi solusi bagi anak-anak yang putus sekolah, baik karena faktor ekonomi maupun persoalan kedisiplinan di sekolah sebelumnya.

“Tidak ada bedanya dari segi pelajaran. Harapan kami, masyarakat tahu bahwa di sini ada sekolah yang menerima anak-anak putus sekolah. Ini peluang untuk melanjutkan pendidikan,” ungkap salah satu perwakilan sekolah.

Di Jakarta Barat sendiri, terdapat empat SKB yang dapat menjadi pilihan masyarakat, yakni SKB 17, SKB 20 Tegal Alur, SKB 07 Cengkareng, dan SKB 18 di wilayah Kapuk.

Melalui komitmen tersebut, SKB Negeri 19 Jakarta terus berupaya menjadi ruang pemulihan sekaligus harapan baru bagi generasi muda agar tetap melanjutkan pendidikan dan tidak berhenti di tengah jalan.

tim